Pages

Thursday, March 27, 2014

Fiksi Kriminal yang Mencengangkan


Judul buku: The Girl With The Dragon Tattoo
Jumlah halaman: 784 halaman
Penulis: Stieg Larsson
Penerjemah: Nurul Agustina
Editor: Nur Aini
Tahun terbit: 2009 (Dipublikasikan pertama kali pada tahun 2005)
Penerbit: Qanita (Mizan)
Mikael Blomkvist—seorang jurnalis investigatif yang juga pemilik majalah Millenium—didakwa bersalah atas tuduhan pencemaran nama baik seorang pengusaha kaya, Wennerstrom. Hampir seluruh tabungan Blomkvist terkuras untuk membayar denda kepada pengadilan. Tapi sebelum menjalani hukuman 3 bulan penjaranya, sebuah penawaran investigasi datang kepada Mikael. Menariknya, tawaran itu datang dari Henrik Vanger. Raja industri bisnis di Swedia yang nyaris pensiun karena usianya. Andai saja Henrik tidak menjadikan Wennerstrom sebagai umpan, Blomkvist belum tentu tergiur dengan gaji gila-gilaan yang

ditawarkan Henrik. Maka berangkatlah Blomkvist ke Hedestad, di Pulau Hedeby yang penghuninya bisa dihitung dan dikenali dengan mudah. Di sana Blomkvist berhadapan dengan puluhan dokumen berisi ratusan halaman investigasi yang sudah dikumpulkan selama puluhan tahun, demi memecahkan teka-teki hilangnya keponakan tersayang Henrik Vanger bernama Harriet. Harriet Vanger menghilang tanpa jejak saat sebuah kecelakaan mobil terjadi di Hedeby dan perhatian semua penghuni pulau tertuju ke sana.
Semua petunjuk mengarahkan Henrik Vanger kepada kesimpulan bahwa, tak ada opsi lain, Harriet
Vanger memang terbunuh atau dibunuh. Dan Henrik Vanger ingin mengetahui kronologi pembunuhan berikut pembunuh Harriet—hidup atau mati—sebelum ia sendiri tutup usia. Bersama seorang gadis bertubuh anak-anak yang ternyata ahli hacking dengan kecerdasan fotografis yang mengagumkan, Lisbeth salander, Blomkvist mengerahkan segala upaya terbaik untuk mengendus jejak Harriet yang sudah dipastikan tewas. Mereka menelusuri setiap orang yang terkait dengan keberadaan Harriet menjelang hilangnya gadis itu, menanyai setiap lansia yang pernah tertangkap dalam frame foto yang sama dengan Harriet, Blomkvist dan Salander semakin dekat dengan tujuannya. Lalu hal-hal aneh dan berbahaya mulai terjadi. Blomkvist menerima teror dan ditembak oleh orang tak dikenal. Keduanya lantas terseret peristiwa pembunuhan berantai yang terjadi di masa lalu. Dan sang Pembunuh Berdarah Dingin masih berkeliaran di sekitar mereka.
The Girl With The Dragon Tattoo adalah seri pertama dari Trilogi Blomkvist & Salander. Buku ini telah diadaptasi film dengan judul sama, yang rilis di tahun 2011. The Girl With The Dragon Tattoo adalah sebuah buku laris internasional dan mega bestseller di Eropa. Ditulis oleh Steig Larsson yang meninggal tak lama setelah mengirimkan naskah Trilogi kriminalnya yang cemerlang ini kepada penerbit. The Girl With The Dragon Tattoo memenangkan berbagai penghargaan fiksi bergengsi. Di antaranya Galaxy British Book Award di tahun 2009, dan Best Novel & Best First Novel Nominee in Anthony Award di tahun 2009.
The Girl With The Dragon Tattoo ditulis dengan detil yang cermat dan narasi yang cerdas, dengan ritme yang cepat dan filmis, serta plot yang padat. Setiap adegannya adalah kepingan hal penting menuju jawaban dari teka-teki yang ingin diketahui semua orang. Tak ada bagian yang ditulis dengan sia-sia. Memadukan unsur kriminal dengan thrilling dan suspense yang memikat, buku ini kaya akan intrik. Pelecehan seksual kepada para perempuan, skandal ekonomi yang mengguncang bursa saham, hingga pembunuhan berantai paling sadis yang bisa dibayangkan siapa pun. Tak ada yang ingin berlama-lama meninggalkan buku ini sebelum benar-benar menuntaskannya hingga akhir. 
Buku ini adalah debut yang tidak akan terlupakan dari Steig Larsson. Blomkvist dan Salander adalah karakter-karakter yang akan terus ditunggu kemunculannya di setiap adegan oleh pembaca. Mereka berhasil memikat pembaca dengan pesonanya. Mikael yang ingin membalas dendam pada Wennerstrom tapi kemudian hanyut dalam drama penemuan jejak terakhir Harriet, dan Salander yang asosial, introvert yang kaku dan dingin dan jenius—sehingga ide gila selalu muncul dalam kepalanya—yang diam-diam jatuh cinta pada Blomkvist yang berusia lebih dari dua kali lipat usianya.
The Girl With The Dragon Tattoo menguak dunia kejahatan Swedia, sebuah fakta yang mencengangkan. Hubungan klan Vanger dengan NAZI, pernyataan-pernyataan anti-Yahudi yang riskan, Steig Larsson meramu semua itu dengan memberi batas tipis antara fakta dan fiksi. Semua fakta terasa begitu nyata. Begitu benar. Benar-benar menegangkan sampai akhir. Siapa pun akan segera mencari sekuel buku ini tepat setelah menamatkannya. Dan memang, buku ini berakhir dengan bukaan baru, yang menjanjikan sekuel yang sama serunya. Atau bahkan lebih. Siapa tahu?
The Girl With The Dragon Tattoo direkomendasikan bagi penggemar novel bertema kriminal, investigatif, thriller, atau suspense. Mengandung konten dewasa dan sadisme, buku ini telah diberi label “D”, dan sebaiknya tidak dibaca oleh remaja di bawah 18 tahun.


No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...